
Perusahaan pertanian dan pangan asal Amerika Serikat, Cargill, berencana menambah investasinya di Indonesia. Nilai penambahan investasinya mencapai US$ 350 juta atau sekitar Rp 5 triliun dalam dua sampai tiga tahun ke depan. Rencana ekspansi Cargill ini diungkapkan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di sela kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat. Bahlil melakukan pertemuan dengan Ambassador David Nelson selaku perwakilan dari Cargill pada Senin pagi (12/7) di Washington DC, AS. Dalam pertemuan tersebut, Bahlil mengatakan Indonesia telah memasuki babak baru dengan melakukan perubahan fundamental. Setelah pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) yang merupakan gabungan dari 79 Undang-Undang, Pemerintah Indonesia mengimplementasikannya secara bertahap agar iklim investasi semakin kondusif.
Sumber : Katadata.co.id
Penulis: Safrezi Fitra
Editor: Safrezi Fitra



