Cangkang Sawit lebih Ramah Lingkungan daripada Batu Bara

Cangkang Sawit lebih Ramah Lingkungan daripada Batu Bara

CANGKANG KELAPA SAWIT LEBIH RAMAH LINGKUNGAN DARIPADA BATU BARA Dalam industri sebuah pabrik makanan atau snack, sebuah boiler merupakan jantung dari industri tersebut baik untuk proses pengeringan, UHT maupun untuk filling. Contohnya Mayora Group, OT bahkan perusahaan makanan ternak seperti charoen pokphand indonesia, sido agung, japfa comfeed juga  menggunakan boiler untuk bahan baku cangkang sawit. Palm Kernel Shells (PKS) atau cangkang sawit, suatu biomassa murni dengan nilai kalori tinggi (4000-6000 Kcal / kg) yang hampir setara dengan batu bara. Potensi Cangkang Sawit untuk menggantikan Batu bara di Boiler sangatlah besar untuk menjadi bahan bakar utama karena dari fly ash yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan dengan penggunaan batu bara dan juga penurunan kinerja dari peralatan-peralatan pada boiler seperti screw, ID fan, FD fan. Penurunan Frekuensi dari screw mencapai 3 hz penurunan frekuensi ID dan FD mencapai 2 hz. dikarenakan kesempurnaan cangkang kelapa sawit terbakar lebih tinggi daripada batu bara dalam furnance dan juga tidak menimbulkan bottom ash pada furnance. Pada Temperatur pembakaran furnance...
Read More

Ekspor Bungkil Kelapa Sawit

Diekspor ke Vietnam,Kesehatan di Cek Kementan Pasca suksesnya ekspor perdana bungkil kelapa sawit/Palm Kernel Expeller (PKE) asal Nunukan yang dilakukan pada Mei lalu, Kementan melalui Barantan kembali melepas ekspor 3.300 ton bungkil kelapa sawit asal Sebuku, Nunukan senilai Rp 3,45 miliar tujuan Vietnam. Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong pemanfaatan limbah produk pertanian untuk mengisi pasar ekspor. Untuk itu, Badan Karantina Pertanian (Barantan) melakukan penjaminan kesehatan dan keamanan terhadap limbah produk pertanian yang diminati pasar ekspor. dijelaskan karantina pertanian memastikan produk ekspor tersebut bebas dari hama atau serangga yang menjadi target negara tujuan dengan perlakuan berupa fumigasi. Kementan terus lakukan giat ekspor untuk dorong akselerasi ekspor komoditas pertanian Indonesia, dan sesuai persyaratan Phytosanitary Certificate (PC) dari negara tujuan, sebelum diekspor bungkil sawit ini dilakukan fumigasi terlebih dahulu. Fumigasi merupakan cara untuk mengeradikasi hama menggunakan Fumigan, dan sesuai permintaan negara tujuan yaitu Vietnam, fumigasi menggunakan bahan aktif Phospine (PH3) dengan konsentrasi 2 g/m3. Ini adalah kali kedua ekspor bungkil kelapa sawit yang merupakan komoditas pertanian asli asal Nunukan. Diharapkan...
Read More
Berita Kelapa Sawit

Berita Kelapa Sawit

Cargill Tambah Investasi Rp 5 Triliun di RI Perusahaan pertanian dan pangan asal Amerika Serikat, Cargill, berencana menambah investasinya di Indonesia. Nilai penambahan investasinya mencapai US$ 350 juta atau sekitar Rp 5 triliun dalam dua sampai tiga tahun ke depan. Rencana ekspansi Cargill ini diungkapkan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di sela kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat. Bahlil melakukan pertemuan dengan Ambassador David Nelson selaku perwakilan dari Cargill pada Senin pagi (12/7) di Washington DC, AS. Dalam pertemuan tersebut, Bahlil mengatakan Indonesia telah memasuki babak baru dengan melakukan perubahan fundamental. Setelah pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) yang merupakan gabungan dari 79 Undang-Undang, Pemerintah Indonesia mengimplementasikannya secara bertahap agar iklim investasi semakin kondusif. Sumber : Katadata.co.id Penulis: Safrezi Fitra Editor: Safrezi Fitra ...
Read More